BRI Finance Perkuat Kualitas Pembiayaan, NPF Turun Menjadi 1,82% hingga Juli 2026
CEO FisTx Rico Wisnu Wibisono Luncurkan Seri “Catatan Sang Petambak Udang”, Bagikan Pengalaman Lapangan Lewat Tiga E-Book Gratis
Lawan DBD Bersama, Godrej Perkuat Kesadaran dan Pencegahan Berbasis Komunitas

CEO FisTx Rico Wisnu Wibisono Luncurkan Seri “Catatan Sang Petambak Udang”, Bagikan Pengalaman Lapangan Lewat Tiga E-Book Gratis

CEO FisTx Rico Wisnu Wibisono luncurkan seri “Catatan Sang Petambak Udang”, bagikan pengalaman lapangan sebagai petambak & konsultan lewat 3 e-book gratis.

Yogyakarta, Di balik jabatan CEO Fistx Indonesia, Rico Wisnu Wibisono menghabiskan sebagian besar kariernya bukan di balik meja, melainkan di pematang tambak. Sebelum membangun FisTx menjadi perusahaan teknologi akuakultur, ia lebih dulu turun langsung sebagai pembudidaya udang dan menjadi konsultan bagi puluhan tambak di berbagai wilayah Indonesia pengalaman yang kini ia rangkum dalam sebuah seri catatan lapangan bertajuk “Catatan Sang Petambak Udang.”

Seri ini lahir dari keresahan yang sama, yang berulang kali ia temui di lapangan: banyak keputusan teknis di tambak masih diambil berdasarkan kebiasaan atau intuisi, bukan data. Padahal, jarak antara panen gagal dan panen sukses seringkali hanya berjarak satu perhitungan yang keliru, satu indikator yang terlewat, atau satu solusi yang datang terlambat.

Advertisement

“Catatan Sang Petambak Udang” memosisikan Rico bukan sekadar sebagai pemimpin perusahaan teknologi, melainkan sebagai seseorang yang pernah dan masih berdiri di titik yang sama dengan petambak: menghadapi udang yang mati mendadak, air yang tiba-tiba keruh, dan kincir yang tak lagi bekerja optimal. Dari titik itulah, ia menulis, bukan sebagai teori, tetapi sebagai catatan dari pengalaman langsung yang kemudian diperkaya dengan riset ilmiah dan solusi teknologi yang dikembangkan FisTx.

Sejauh ini, tiga catatan lapangan telah diterbitkan sebagai bagian dari seri ini, masing-masing membahas satu sisi tantangan yang paling sering dihadapi petambak udang vaname di Indonesia:

– “Kincir Air untuk Tambak Udang” catatan tentang rekayasa aerasi tambak, dari sisi yang jarang dibahas tuntas. Baca Selengkapnya

– “Novel of Vibrio” catatan tentang bagaimana mengelola, bukan sekadar melawan, ancaman bakteri Vibrio. Baca Selengkapnya

– “Cerita dari Kasat Mata: Dari Nano ke Makro” catatan tentang kematian massal udang dan jawaban yang ditemukan di skala nanometer. Baca Selengkapnya

Ketiganya dapat diunduh gratis melalui tautan yang tersedia di masing-masing artikel.

Rico menyampaikan bahwa seri ini akan terus bertambah seiring dengan pengalaman lapangan dan riset yang terus dilakukan oleh tim FisTx bersama para mitra petambak di seluruh Indonesia. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

BRI Finance Perkuat Kualitas Pembiayaan, NPF Turun Menjadi 1,82% hingga Juli 2026

Next Post

Lawan DBD Bersama, Godrej Perkuat Kesadaran dan Pencegahan Berbasis Komunitas

Advertisement