KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), terus menunjukkan kinerja positif melalui layanan pengiriman barang retail andalannya, KALOG Express. Hingga Mei 2026, KAI Logistik berhasil mengelola pengiriman barang retail mencapai sekitar 31,5 ribu ton, meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
VP of Commercial KAI Logistik, Ferdian Pardosi,
menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan
pelanggan terhadap layanan KALOG Express. Hingga Mei 2025, volume pengiriman
barang retail tercatat sekitar 24,4 ribu ton, sedangkan pada periode yang sama
tahun ini meningkat menjadi 31,5 ribu ton atau tumbuh sebesar 29 persen secara
tahunan (year on year). “Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa minat dan
kepercayaan masyarakat terhadap layanan KALOG Express terus meningkat dari
tahun ke tahun. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan
layanan pengiriman yang andal, mudah diakses, dan selaras dengan kebutuhan
pelanggan,” ujar Ferdian.
Sejalan dengan pertumbuhan volume pengiriman tersebut,
KAI Logistik terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memenuhi
kebutuhan pelanggan yang semakin meningkat. Salah satu upaya yang dilakukan
adalah meningkatkan kapasitas angkut pada layanan kereta barang guna
mengakomodasi pertumbuhan permintaan pengiriman di berbagai wilayah.
Per Mei 2026, KAI Logistik meningkatkan kapasitas angkut
pada layanan KA ONS Utara relasi pulang pergi (PP) Jakarta Gudang
(JAKG)–Surabaya (SBI) dari 40.000 kilogram per hari menjadi 55.000 kilogram per
hari untuk keberangkatan dari Jakarta dan menjadi 50.000 kilogram per hari
untuk keberangkatan dari Surabaya. Sementara itu, pada layanan KA ONS Tengah
relasi pulang pergi (PP) Jakarta Gudang (JAKG)–Malang (ML), kapasitas angkut
meningkat dari 70.000 kilogram per hari menjadi 92.000 kilogram per hari.
Tidak hanya memperkuat kapasitas angkut, KAI Logistik
juga memperluas jaringan layanan melalui penambahan 16 titik service point
KALOG Express baru yang tersebar di berbagai daerah di Pulau Jawa, seperti
Jakarta, Bandung, Magetan, Sleman, Bojonegoro, dan Surabaya. Penambahan titik
layanan ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk semakin mendekatkan
layanan kepada masyarakat sekaligus memberikan kemudahan akses bagi pelanggan
dalam memanfaatkan layanan KALOG Express.
Ferdian menegaskan bahwa peningkatan kapasitas dan
penambahan titik layanan merupakan respons perusahaan terhadap tren kenaikan
volume pengiriman serta kebutuhan pelanggan akan kepastian layanan. “Penambahan
kapasitas angkut dan perluasan jaringan service point ini merupakan
upaya KAI Logistik dalam memastikan kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi dengan
baik. Kami ingin memberikan kepastian kapasitas kepada pelanggan sehingga
mereka tidak perlu khawatir terkait ketersediaan ruang angkut, khususnya pada
periode dengan permintaan pengiriman yang tinggi,” jelasnya.
Melalui penguatan kapasitas angkut dan perluasan
jaringan layanan tersebut, KAI Logistik optimistis dapat terus meningkatkan
kualitas pelayanan, memperluas jangkauan layanan retail, serta menghadirkan
pengalaman pengiriman yang semakin mudah, cepat, aman, dan andal bagi pelanggan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES